Wednesday, 18 January 2012

Komnas Perempuan "Membela Celana Pendek Seksi".



Sebagian polisi menegur remaja putri yang memakai celana pendek seksi di Tangerang, ternyata menuai keberatan dari Komnas perempuan. Sedangkan Polisi Tangerang telah memberi alasan. Bahwa mereka menegur adalah untuk menghindari tindak pornografi dan hal-hal yang tidak di inginkan bagi si wanita pemakai celana pendek.

Komnas perempuan menegaskan. Bahwa memakai pakaian atau celana pendek seksi merupakan salah satu kebebasan. Sehingga wanita di bebaskan memakai celana sesuai dengan keinginan dan kenyamanan si pemakai. Lalu yang menjadi pertanyaan kenapa Komnas HAM membela celana pendek seksi? Dan Kenapa Komnas HAM selalu bicara sebuah kebebasan?..........

Dari dua pertanyaan di atas kita dapat menganalisa. Bahwa Komnas HAM sangat mendukung kebebasan manusia dalam bertindak dan bertingkah laku, tetapi alangkah baiknya kebebasan di sertai tanggung jawab moral, tentu tidak hanya mementingkan kebebasan individu belaka, namun lebih jauh dari itu demi tercipta kenyaman sosial secara universal. Sehingga dalam berpakaian dan memakai celana pendek tidak mengundang birahi syahwat yang dapat membuat fatal bagi si pemakai.

Slogan Kebebasan selalu menjadi argumen yang di dengungkan Komnas HAM dalam melawan segala bentuk pembatasan moral. Bahkan terkadang kebebasan berbenturan dengan hukum masyarakat dan juga hukum aturan dalam lembaga negara. Sehingga perlu ada pengelolaan kebebasan manusia dalam berekspresi secara cerdas dan bermanfa'at, agar kebebasan tidak di salah artikan dalam membangun sebuah argumen para penggiat Komnas HAM. apalagi demi kepentingan para donatur penggiat Komnas HAM

Nah! dari situlah Kebebasan sebaik mungkin harus di sertai tanggung jawab penuh, agar menghasilkan sebuah makna kebebasan yang berujung pada pemahaman saling menghargai dan menjunjung tinggi tepa selira dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
.......

Tuesday, 27 December 2011

Membongkar Kebobrokan HAM (Hak Amerika)




Istilah HAM di dengungkan bangsa barat dengan membawa bendera perdamaian, tetapi bangsa barat dengan komando Amerika Serikat telah menjadikan HAM sebagai kendaraan politis, sehingga ketika ada sebuah bangsa yang berani membangkang dengan bangsa barat. Maka dengan segala cara bangsa barat akan mencari kelemahan dengan bahasa HAM, sehingga HAM di jadikan kendaraan yang mulus menuju kepentingan bangsa Amerika dan sekutunya.

HAM berkembang sangat halus dalam kehidupan masyarakat dunia. Bahkan banyak masyarakat dunia sejak masa kecil di perlihatkan tentang nilai ajaran HAM, tetapi ternyata HAM yang di pelajari di masa sekolah yang menggagas masalah Hak untuk hidup, Hak untuk memperoleh pendidikan, Hak untuk hidup bersama-sama seperti orang lain, Hak untuk mendapatkan perlakuan yang sama, dan Hak untuk mendapatkan pekerjaan. Itu semua hanya sebatas slogan bangsa barat dalam menekan bangsa yang berseberangan dengan kepentingan mereka.

Sekarang coba anda lihat penggiat HAM di saat bangsa Amerika dan sekutunya memborbadir Irak, Afghanistan, Palestina, dan baru saja kematian Khadafy. Apakah HAM ala barat menggaungkan istilah hak hidup? Semua sudah jelas tidak ada bahasa HAM ala barat yang membela kaum tertindas. Karena HAM dijadikan alat sebagai kendaraan politis Amerika dan para pendukungnya, tetapi di saat bangsa Izrael terkena serangan roket dari kaum militan. Maka dengan cepat HAM ala barat menggaung keras bah pahlawan kesiangan.

Bangsa Indonesia juga pernah terkena serangan HAM. Bahkan sampai Timur Leste keluar dari bangsa Indonesia. di karenakan barat telah melakukan serangan melalui bahasa HAM sebagai cara melegalkan Timur Leste keluar dari pangkuan bumi pertiwi.

Modus melakukan serangan dengan memakai HAM di saat ada sebuah bangsa yang berseberangan melakukan tindakan yang tidak di sukai bangsa barat. karena itu bangsa barat akan mengambil segala cara dengan mencari kelemahan bangsa tersebut, tentu memakai Akal-akalan HAM sebagai salah satu pelegalan barat masuk sebagai sosok juru penyelamat Abal-abal, seperti kisah bangsa Timur Leste. Bahwa bangsa barat memakai HAM sebagai alat, untuk menekan Indonesia, agar melepaskan Timur Leste dari pangkuan bumi pertiwi, sehingga sudah dapat di tebak Indonesia mengalami disintegrasi bangsa, di karenakan tekanan bangsa Amerika, Australia dan para sekutu bangsa barat dengan memakai istilah HAM.

Nah! dari contoh di atas kita di ajak, untuk terus mengkaji segala bentuk budaya barat yang terlihat indah di mata. Bahkan di hati terasa mengamini. Maka hari ini selayaknya kita berpikir ulang tentang budaya barat. Karena bangsa barat memasukkan budaya secara halus dan terlihat positif, padahal itu ada nilai racun yang di bawanya. Karena begitu halus bangsa barat masuk kealam kita, seperti kita dalam keadaan terhipnotis, tetapi sebenarnya kita masuk kealam tipu daya bangsa barat. Inilah yang harus kita perhatikan dalam menatap kehidupan berbangsa dan bernegara.

Berangkat dari tulisan di atas kita dapat mengambil sebuah hikmah besar. Bahwa HAM yang di gaungkan bangsa Amerika dan sekutunya hanya sebatas slogan pemanis bibir. Bahkan HAM merupakan senjata ampuh Amerika dalam melakukan gerilya politis menekan negara yang bersebarangan dengan bangsa Amerika. Sehingga kita harus berani membuang HAM ala barat di ganti dengan istilah tepa selira (tenggang rasa), sopan santun, dan masih banyak lagi nilai positif dari bangsa kita sendiri dari pada mengambil dogma HAM ala barat yang cenderung sebagai alat menindas. Bahkan cenderung menghalalkan segala cara yang berkedok bahasa HAM. Dan Allah maha penguasa segala sesuatu, pengatur segala ciptaan. Tiada Tuhan selain Dia.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
......

Monday, 26 December 2011

Wahai Allah, Berikan Ruh Tongkat Musa Kepada Kami


Ma'afkan kami oh! Allah, Ketika melihat tumpah darah ruah di bumi pertiwi. Kami hanya terdiam tak mampu berbuat Apa-apa atas tragedi kemanusiaan dari Sabang sampai Merauke. Bahkan ketika sudah jelas banyak para pejabat korupsi, ternyata kami tetap tidak mampu melakukan sebuah perubahan.

Wahai Allah yang maha agung. Apakah di bumi ini sudah tidak ada ruh tongkat Musa? Apakah di bumi hanya segelintir manusia yang tak mampu dan tak berdaya melawan kedzaliman? entah itulah bahasa yang tepat dalam menerjemahkan sebuah kehidupan.Karena alam berjalan sesuai dengan kehendak-MU, begitupun juga kematian manusia juga tak lepas dari kehendak-MU.

Sejarah besar mencatat Musa mampu melawan raja dzalim Fir'aun, tetapi kami di Indonesia tidak sanggup membelah lautan, seperti ruh tongkat Musa saat membelah lautan atas kehendak-MU. Karena itu Musa mampu menenggelamkan raja Dzalim Fir'aun. Sedangkan kami di Indonesia tetap terkapar dalam genangan darah dan air mata yang tak kunjung usai sampai detik ini.

Wahai Allah, Ruh tongkat Musa berikan kepada kami dalam melawan segala bentuk kedzaliman di muka bumi Indonesia, agar kami mampu membuat sebuah perubahan besar dalam membangun sebuah negeri yang benama Indonesia.

Sejak dahulu bangsa kami terkenal sebagai negeri yang kaya raya, tetapi masyarakat di negeri kami terkenal juga dengan kemiskinan yang paling parah di alam raya.

Wahai Allah, Kami memohon kepada-MU, bebaskan negeri kami dari perbuatan korupsi dan Kesewenang-wenangan dari para pemimpin dzalim Indonesia. Kami menunggu ruh tongkat Musa dalam merubah negeri yang bernama Indonesia.

Semoga Allah selalu melindungi kami dan semua pembaca tulisan singkat ini. Amiens..........

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
......

Sunday, 25 December 2011

Cara Masyarakat Dan PSSI Dalam Menyikapi Carut Marut di Liga Indonesia




Carut marut masalah liga sepak bola di Indonesia sampai hari ini belum tuntas. Bahkan usulan menggabungkan kedua liga ini sangat kecil kemungkinannya. Mengingat kedua liga ini Sama-sama ngotot ingin menjadi pemenang dalam pertarungan di kompetisi liga Indonesia, sehingga Indonesia saat ini punya dua liga, padahal dalam suatu negara seharusnya ada satu liga, sehingga PSSI di tuntut mampu bersikap tegas dalam permasalahan kekisruhan di liga Indonesia saat ini.

Ketika LPI dan LSI sudah tidak dapat di gabungkan lagi. Maka tidak ada cara lain masyarakatlah yang memilih liga mana yang layak di tonton sebagai liga terbaik di Indonesia, walau sudah jelas FIFA dan PSSI mendukung LPI sebagai liga resmi Indonesia, tetapi masyarakat tetap punya hak, untuk menilai liga mana yang layak di Indonesia.

FIFA merencanakan menjatuhkan sanksi kepada badan sepak bola Indonesia, apabila sampai tanggal 20 Maret 2012 permasalahan dua liga ini belum selesai juga. Posisi PSSI saat ini di tuntut tidak boleh ragu sedikitpun, untuk mempertahankan pendiriannya, bahwa LPI adalah liga yang resmi di Indonesia, sedangkan LSI bisa di katakan liga ilegal di Indonesia. Mengingat PSSI harus membawahi satu liga di Indonesia.

Lalu timbul pertanyaan mendasar. Apakah PSSI sanggup menyatukan LSI dan LPI? Nah! kalau PSSI sanggup menyatukan, maka PSSI harus mengatur sebaik mungkin kompetisi yang sehat di Indonesia, agar mampu menujunjung tinggi sportifitas dalam mengelola liga Indonesia saat ini, tetapi kalau PSSI tidak sanggup menyatukan, maka tidak ada jalan lain PSSI harus tegas mengambil sikap mendukung liga yang di anggap resmi PSSI dan FIFA. mengingat liga Indonesia harus tetap bejalan dalam kondisi apapun.

Posisi masyarakat Indonesia pilih LPI atau LSI? Semua tergantung masyarakat Indonesia lebih suka LPI atau LSI, karena masyarakat juga ikut menentukan liga mana yang layak tumbuh subur di Indonesia. Mengingat bola tanpa masyarakat kurang bermakna, begitupun juga masyarakat tanpa bola bisa di bilang masak sayur tanpa garam. Karena bola sudah menjadi dunia hiburan bagi masyarakat di seluruh nusantara Indonesia. Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
......

Apa Yang di Bawa Islam, Sebelum Saya Datang




Judul di atas menggugah dunia Islam melakukan konstruksi di segala aspek kehidupan, baik dari sudut pandang politik, ekonomi, sosial, budaya, tehnologi dan masih banyak lagi, agar kedepan masyarakat Islam mampu mengubah dunia baru yang telah lama tenggelam dalam kesedihan dan genangan air mata.

Masyarakat Islam harus bangkit melalui penyadaran dari dalam. Bahwa masyarakat Islam berkewajiban melakukan sebuah perubahan di saat melihat kondisi dari paling sederhana sampai yang paling pelik dalam kehidupan di tengah-tengah masyarakat, sehingga masyarakat Islam harus mampu membuat dunia baru dalam mengusung sebuah perbaikan di segala penjuru aspek kehidupan.

Keberadaan masyarakat Islam setelah Shalahuddin Al-Ayyubi dan Wali Songo telah mengalami masa regresi yang sungguh luar biasa, sehingga hari ini saat yang tepat mengubah sebuah dunia baru dalam kehidupan masyarakat Islam di belahan bumi dan Nusantara Indonesia.

Bahasa tentang judul di atas. Apa yang di bawa Islam, sebelum saya datang merupakan sebuah penyemangat dalam diri seorang pejuang dalam mengubah sebuah dunia baru, agar mampu mewujudkan keberhasilan membangun sebuah tatanan dalam kehidupan mayarakat yang lebih cerdas.

Umat Islam sering terjebak pemahaman sekte ekstrim dan juga pemahaman dari hasil olah pikir bangsa barat yang cenderung bersifat ekstrim, sehingga menghancurkan dalam tubuh Islam itu sendiri. Karena itu masyarakat Islam perlu memperbaiki diri dalam menatap masa depan yang lebih cerah, untuk menegakkan Islam di belahan bumi jagat raya.

Apa yang di bawa Islam, sebelum saya datang merupakan cara penyemangat dalam diri seorang dalam melakukan sebuah perubahan, untuk menatap masa depan Islam selanjutnya. Sehingga Islam di segani dalam kehidupan masyarakat di belahan bumi dan nusantara Indonesia. semua tak lepas dari perubahan yang paling sederhana dalam diri kita. Lalu berubah menuju yang lebih besar dalam memberikan kontribusi Islam menatap masa depan yang lebih progress. Wallahu a'lam bisshowab.............

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........
......