Saturday, 11 June 2016

Keberanian Para Mujahid


By: Khoirul Taqwim

Saat bom meletus
Kau tidak pernah takut menghadapi segala bahaya hidupmu
Kau tetap berjuang atas nama agamamu
Aku salut atas keberanianmu
Demi pengabdian dan keyakinanmu
Engkau sang Mujahid tak pernah takut sedikitpun
Saat mewujudkan kebenaran yang engkau pegang teguh

Biar rentetan senjata api meletus
Hingga menghujam berkali-kali langkahmu
Namun kau tetap tegar penuh dengan kesabaran
Demi perjuangan jihadmu dalam membela tauhidmu
Karena perjuanganmu sebagai bakti keimananmu pada Ilahi
Tuk mewujudkan keadilan di samudra alam semesta

Para Mujahid
Keberanianmu tertulis di tinta emas
Atas apa yang engkau perjuangkan hari ini
Biar kematian menjemputmu
Biar badanmu lebur hancur menjadi debu
Engkau tetap berjuang tanpa lelah sedikitpun
Karena engkau sudah diutus sang maha pemilik alam
Tuk berjuang membasmi kedzaliman dibelahan muka bumi ini

Keberanian para Mujahid
Saat mortir-mortir keserakahan menghujam
Menghancurkan segala apa yang ada
Engkau akan tetap bejuang bersama akidah yang engkau junjung tinggi
Hingga titik darah penghabisan
Demi kobaran semangat perjuangan disetiap langkah keimananmu

Sang Mujahid
Firman dan sabda
Sudah menjadi jalan hidupmu
Demi perjuanganmu menuju ketaqwaan
Hingga pada titik keikhlasan
Engkau akan terkenang sepanjang masa
Atas keberanian yang engkau torehkan
Demi membela kesucian agamamu

Friday, 10 June 2016

Hatiku Terdampar Jilbabmu


By: Khoirul Taqwim

Jilbabmu
Buat jatungku berdetak kencang
Hingga panah asmaraku
Inginkan dikau bersama sajak-sajakku
Untuk terus berusaha menulis huruf-perhuruf
Sampai menjadi kenangan rasa
Karena dikau asmara terindah yang kurasa dalam batinku
Semua tentang dikau terasa keindahan disanubari yang terdalam

Duhai jilbabmu
Hatiku terdampar bersamamu
Hingga seluruh jiwaku tertoreh rindu untukmu
Karena jilbabmu telah menawan didasar samudra kalbuku
Sampai daku merasa nyaman saat mengingat jilbab dimustakamu
Begitu elok engkau dengan jilbabmu
Hingga pohon-pohon bersenandung atas keindahan yang kau miliki

Jilbab dimustakamu
Begitu elok rupawan kurasa dibenakku
Hingga jiwaku hanya tertuju untukmu
Karena dikau terindah bagai bunga yang sedang mekar ditaman asri
Sampai membuat jiwaku bahagia saat mengingat jilbab yang kau kenakan dimustakamu
Sungguh hatiku terketuk oleh jilbabmu
Terasa nyaman jiwaku saat menginggat keindahanmu

Hatiku terdampar
Bersama jilbab yang kau pakai dimustakamu
Hingga hatiku masih mengingat wajahmu yang terlihat indah mempesona
Sampai dikau terlihat bagai Bidadari turun dari langit
Cantik terlihat dalam jiwa
Pesonamu terasa sejuk bersama jilbab yang kau kenakan dimustakamu
Sampai merasuk bersama sukmaku yang terdalam

Thursday, 9 June 2016

Kenangan Terindah


By: Khoirul Taqwim

Saat berjalan bersamamu
Terasa indah dunia kurasa
Hingga seluruh kalbuku merasa kanyamanan terasa
Karena dikau mampu memghadirkan canda tawa
Padahal keadaan lagi duka lara
Dikau juga mampu menghadirkan ketenangan jiwa
Padahal keadaan lagi kacau balau dalam jiwa

Kenangan bersamamu
Menjadi kenangan terindah dalam benakku
Hingga seluruh jiwaku
Saat mengingatmu sejuta keindahan terasa
Sampai masuk dalam dasar hatiku
Karena dikau bagian nafas hidupku
Masuk disegala penjuru arah jantungku

Saat matahari mulai terbit
Saat itu kenangan tentangmu hadir dalam benakku
Hingga seluruh jiwaku
Merasa ada sesuatu yang hadir tentangmu
Bersama balutan kenangan yang terindah
Sampai detik ini belum terlupa dalam benakku
Karena dikau menjadi pelabuhan jiwaku
Saat diri merasa sepi dalam mengeja langkah hidup ini

Mengenangmu
Pancarkan aura kebahagiaan
Karena dikau permata jiwaku
Saat diri dalam dahaga kehausan akan kasih sayang
Dikau selalu hadir
Walau hanya sebatas kenangan
Namun itu semua terasa kenangan terindah
Sepanjang nafas perjalanan jiwa ini

Wednesday, 8 June 2016

Saat Sajak Cinta Mulai Kutulis Untukmu


By: Khoirul Taqwim

Kuncup bunga mulai mekar
Saat itu sajak cinta mulai kutulis untukmu
Hanya sang maha pemilik alam yang tahu apa yang kurasa
Atas desahan jiwa yang mulai terasa didasar hatiku
Karena dikau kurasa jawaban dari segala pertanyaan dalam benakku
Hingga sampailah waktu jiwaku tumbuh kembang bersama asmaramu
Hingga sampailah pula dikau bagian dari nafas detak jantungku
Sungguh jiwaku untukmu bersama bahasa rasa

Saat bunga masih mekar ditaman jiwa
Dikau menampakkan ayu jelita menawan hatiku
Hingga daku terpanah asmara rindu
Bersama rasa yang terpendam dalam kalbu
Karena dikau asmara terindah yang terukir dalam jiwaku
Sampai daku larut dalam bayang-bayang wajah indahmu

Saat bunga tumbuh kembang
Dikau bagai sosok Bidadari yang berlabuh
Hadir dalam jiwaku penuh dengan kelembutan
Karena dikau bagian kesempurnaan alam semesta
Hingga sampailah dikau membangkitkan gelora jiwaku dengan pancaran budimu
Sampai daku terpaut bersama kelembutan asmaramu
Sungguh begitu jelas keindahanmu terasa dalam sanubariku

Bila esok kau masih hadir dibenakku
Haturkan salam rinduku untukmu
Karena dikau adalah: jawaban jiwaku
Untuk mengisi rasa kalbuku yang lama membeku
Namun disaat dikau hadir dalam benakku
Aku merasa dikau asmara seluas samudra rasa
Begitu pula aku merasa asmaramu terindah yang hadir dalam detak jantungku
Karena dikau adalah: segala-galanya
Untukku dan selamanya

Tuesday, 7 June 2016

Wanita Berjilbab


By: Khoirul Taqwim

Kibaran jilbabmu
Sejukkan hati memandang
Terasa dikau bagai permadani dengan keelokan yang sungguh menakjubkan
Hingga hati dibuat berdebar disaat memandang jilbabmu melingkar dimustakamu
Begitu elok rupawan wajahmu bersanding dengan jilbabmu
Hingga hati ini tertawan rindu
Bersama jilbab yang kau kenakan

Wanita berjilbab
Aku memandangmu tanpa jemu sedikitpun
Hingga tak terasa jiwa masuk dalam jilbabmu yang sungguh mengagumkan
Hati mana yang tak terpaut dengan jilbabmu?
Begitu elok rupawan wajahmu dibalut dengan jilbabmu
Penuh dengan keindahan yang menakjubkan disemua jiwa

Duhai wanita berjilbab
Ayu jelita terpancar dalam sanubarimu
Detakan jiwamu penuh dengan keimanan
Tingkah lakumu sumber ketaqwaan
Hingga saat aku menatapmu dengan kelembutan
Dikau wanita berjilbab terpancar pesona keelokan Bidadari
Sungguh dikau menakjubkan dalam genggaman kesempurnaan

Wanita berjilbab
Dikau keteladanan bagi insan manusia
Budi luhurmu mencerminkan keindahan agamamu
Begitu juga kecantikan wajahmu
Mencerminkan keindahan sang maha pemilik alam
Hingga sampailah jiwaku larut dalam bayang-bayang wajah kerudungmu
Menghias disetiap langkah jiwaku
Dikau wanita berjilbab penuh dengan aura keindahan
Sungguh dikau menakjubkan bagi alam semesta