Tuesday, 11 January 2011

Pantai Balikpapan Yang Elok Rupawan


Waktu masa liburan yang dinantikan telah tiba, dengan suka cita bergegas diri pergi kepantai yang berada di kota Balikpapan, saat perjalanan menuju pantai Balikpapan ada nilai tersendiri yang menggugah hati untuk menikmati, dengan modal uang pas-pasan aku tetap pergi melanjutkan kepantai yang berada dikota Balikpapan yang terkenal elok pesona hamparan pantainya, melihat pantai yang berada di lokasi Balikpapan membuat mata ini dimanja dengan sejuta keindahan yang sungguh mengagumkan jiwa.

Di pagi hari yang masih berembun, jam tangan sudah menunjukkan pukul 6 pagi tepat, aku mulai meninggalkan kota Samarinda dan pergi kepantai Balikpapan yang tak asing lagi di telinga para wisatawan lokal maupun manca negara, pantai Balikpapan terkenal dengan pantai yang elok rupawan dan mempesona keindahan yang sungguh luar biasa dipandang mata.

Daerah Balikpapan terdapat pantai Manggar dan pantai Lamaru yang sangat terkenal dengan keindahan yang elok rupawan, suasana pantai manggar hampir sama dengan pantai Lamaru, berpasir agak putih dan ada pohon pinus di pinggirnya. Pantai manggar terdapat fasilitas yang cukup lumayan lengkap, saat ini sudah tersedia watersport seperti banana boat dan jet ski, dan penyewaan-penyewaan balon pelampung untuk anak-anak.

Saat pergi menuju pantai di Balikpapan merupakan kisah yang penuh dengan nuansa indah, dan setelah sampai di pantai manggar dan lamaru kita akan menemukan alam yang terbentang luas dengan keindahan panorama yang dimilki pantai tersebut, sungguh wisata yang membuat hati merasakan keindahan yang tiada tara, saat pergi kepantai yang berada didaerah Balikpapan yang elok rupawan.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........

Pantai Balikpapan Yang Elok Rupawan


Waktu masa liburan yang dinantikan telah tiba, dengan suka cita bergegas diri pergi kepantai yang berada di kota Balikpapan, saat perjalanan menuju pantai Balikpapan ada nilai tersendiri yang menggugah hati untuk menikmati, dengan modal uang pas-pasan aku tetap pergi melanjutkan kepantai yang berada dikota Balikpapan yang terkenal elok pesona hamparan pantainya, melihat pantai yang berada di lokasi Balikpapan membuat mata ini dimanja dengan sejuta keindahan yang sungguh mengagumkan jiwa.

Di pagi hari yang masih berembun, jam tangan sudah menunjukkan pukul 6 pagi tepat, aku mulai meninggalkan kota Samarinda dan pergi kepantai Balikpapan yang tak asing lagi di telinga para wisatawan lokal maupun manca negara, pantai Balikpapan terkenal dengan pantai yang elok rupawan dan mempesona keindahan yang sungguh luar biasa dipandang mata.

Daerah Balikpapan terdapat pantai Manggar dan pantai Lamaru yang sangat terkenal dengan keindahan yang elok rupawan, suasana pantai manggar hampir sama dengan pantai Lamaru, berpasir agak putih dan ada pohon pinus di pinggirnya. Pantai manggar terdapat fasilitas yang cukup lumayan lengkap, saat ini sudah tersedia watersport seperti banana boat dan jet ski, dan penyewaan-penyewaan balon pelampung untuk anak-anak.

Saat pergi menuju pantai di Balikpapan merupakan kisah yang penuh dengan nuansa indah, dan setelah sampai di pantai manggar dan lamaru kita akan menemukan alam yang terbentang luas dengan keindahan panorama yang dimilki pantai tersebut, sungguh wisata yang membuat hati merasakan keindahan yang tiada tara, saat pergi kepantai yang berada didaerah Balikpapan yang elok rupawan.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........

Monday, 10 January 2011

Naik Perahu Di Sungai Mahakam



Dulu waktu aku kekaltim pernah naek perahu kecil saat mau menyeberang kesungai mahakam, dengan daerah indah penuh pesona iringi langkah perahu yang kunaiki menyusuri sungai yang begitu deras airnya mengalir, kalau kita melihat dari permukaan terlihat sederhana saja aliran airnya yang tak tampak deras, namun sebenarnya arus aliran sungai itu begitu deras, apabila air itu dilihat semakin kedalam dan kedalam.

Sungai mahakam terlihat indah pesona yang membentang dengan panorama yang punya ciri khas luar biasa, alamnya yang nampak masih asri membuat sejuk keberadaan disekitar sungai mahakam, dulu aku sering hanya sekedar melihat sungai mahakam waktu dikaltim, walau hanya sebatas melihat-lihat saja dipinggir sungai mahakam, ada sesuatu yang nampak indah membuat diri ini bahagia dengan melihat panorama keindahan yang dimiliki sungai mahakam.

Pernah waktu mau menyeberang kesungai mahakam membuat hati ini jantungan, karena waktu naek perahu kecil itu, ternyata ditengah-tengah sungai yang begitu besar dan deras airnya, mesin perahu yang kunaiki mati ditengah-tengah sungai yang membentang luas, melihat gelagat itu aku seolah-olah tenang saja, tetapi sebenarnya dalam hatiku ada rasa was-was saat itu, bagaimana tidak perahu yang kunaiki terseret air sampai sekitar sepuluh menit, tetapi aku merasa bersyukur setelah sepuluh menit perahu itu menyala lagi mesinnya, betapa senangnya hati ini yang kurasa waktu itu, ternyata sang maha pencipta berkehendak lain, dan akhirnya perahu itu berjalan lagi menyusuri sungai sampai tujuan yang ingin kucapai saat itu.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........

Naik Perahu Di Sungai Mahakam



Dulu waktu aku kekaltim pernah naek perahu kecil saat mau menyeberang kesungai mahakam, dengan daerah indah penuh pesona iringi langkah perahu yang kunaiki menyusuri sungai yang begitu deras airnya mengalir, kalau kita melihat dari permukaan terlihat sederhana saja aliran airnya yang tak tampak deras, namun sebenarnya arus aliran sungai itu begitu deras, apabila air itu dilihat semakin kedalam dan kedalam.

Sungai mahakam terlihat indah pesona yang membentang dengan panorama yang punya ciri khas luar biasa, alamnya yang nampak masih asri membuat sejuk keberadaan disekitar sungai mahakam, dulu aku sering hanya sekedar melihat sungai mahakam waktu dikaltim, walau hanya sebatas melihat-lihat saja dipinggir sungai mahakam, ada sesuatu yang nampak indah membuat diri ini bahagia dengan melihat panorama keindahan yang dimiliki sungai mahakam.

Pernah waktu mau menyeberang kesungai mahakam membuat hati ini jantungan, karena waktu naek perahu kecil itu, ternyata ditengah-tengah sungai yang begitu besar dan deras airnya, mesin perahu yang kunaiki mati ditengah-tengah sungai yang membentang luas, melihat gelagat itu aku seolah-olah tenang saja, tetapi sebenarnya dalam hatiku ada rasa was-was saat itu, bagaimana tidak perahu yang kunaiki terseret air sampai sekitar sepuluh menit, tetapi aku merasa bersyukur setelah sepuluh menit perahu itu menyala lagi mesinnya, betapa senangnya hati ini yang kurasa waktu itu, ternyata sang maha pencipta berkehendak lain, dan akhirnya perahu itu berjalan lagi menyusuri sungai sampai tujuan yang ingin kucapai saat itu.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com)..........

Friday, 7 January 2011

Belajar Mengaji Dan Kitab Di Waktu Kecil


Masa kecil adalah masa yang punya kenangan setiap insan yang pernah merasakan, dan dimasa kecilku aku belum mengenal apa itu komputer, karena waktu itu belum masuk kedesaku, sehingga mengaji disore hari adalah jalan hidupku dimasa kecil, dengan banyak belajar agama membuat hati ini bahagia saat itu.

Keberadaan kampung halamanku yang dulu masih terlihat corak desa yang asri dan anggun, saat ini sudah mulai menunjukkan titik-titik keramaian, waktu dulu jalan depan rumahku belum diaspal, tetapi saat ini sudah menjadi jalan raya, dan sekarang sudah mulai memasuki era perubahan desa menuju kota kecil, itulah gambaran desaku di waktu dulu dan sekarang yang terlihat nampak berbeda sekali.

Waktu kecil di saat menjelang sore aku sudah bersiap diri pergi ketempat mengaji, apabila mendengar suara bedug dan kentongan telah terngiang di telingaku begitu keras, berarti itu pertanda waktu maghrib yang di tunggu telah tiba, aku mulai berangkat kemasjid untuk menimba ilmu agama, sebelum sholat dimulai alunan suara pujian dilantunkan secara bersamaan, aku masih ingat dengan sepenggal lirik pujian itu "ijeh tjilik diulang ngaji besok yen gede supoyo ngerti" (saat masih kecil diajari mengaji, agar disaat menginjak dewasa paham tentang makna yang terkandung dalam agama).

Setelah sholat magrhib selesai, Pak Kyai mengajari aku mengaji dan juga kitab Sulam taufiq, Matan Al Jurumiyah, nahwu sorof dan masih banyak lagi kitab yang aku pelajari saat aku masih kecil, sungguh indah di waktu itu dengan mengingat canda tawa bersama sahabat, saat belajar mengaji itu datang, dari situ nilai spiritual aku rasakan dan sekaligus sebagai penguat hatiku, melalui belajar agama di sore hari membuat perasaan indah dan nyaman dalam mengeja langkah diwaktu kecil.

Salam dari kami Jejaring sosial kiber (www.kitaberbagi.com).........